Ambarawa – SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa kembali memperoleh kepercayaan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang sebagai penyelenggara Pembukaan Pelatihan Menjahit Garmen bagi Calon Tenaga Kerja Tahun 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di Laboratorium Busana SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa.
Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja. SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa menjadi satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Semarang yang dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan tersebut.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bapak Taufiqur Rahman, S.Ag, M.Si yang di wakilkan oleh Ibu Laila Isnaina Fatimah, S.T., M.Ec.Dev., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja, SMK, dan industri garmen dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Beliau menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran melalui peningkatan kompetensi masyarakat. Dengan bekal keterampilan yang sesuai standar industri, peserta diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi sehingga siap bekerja maupun mengembangkan keterampilan secara mandiri.

Pelatihan menjahit garmen ini akan berlangsung selama 14 hari dan diikuti oleh 25 peserta. Selama pelatihan, peserta akan memperoleh materi teori dan praktik yang disesuaikan dengan kebutuhan industri garmen. Untuk memastikan kualitas pembelajaran, Disnaker Kabupaten Semarang menggandeng PT Sumbiri dan PT Star Fashion sebagai mitra industri yang akan berbagi pengalaman serta memberikan pembelajaran sesuai standar kerja di dunia industri.
Kepala SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa, Bambang Gunaryo, M.Pd., yang diwakilkan oleh Bapak Eka Sasongko, S.Pd., selaku Ketua Jurusan Busana dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Disnaker Kabupaten Semarang atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa sebagai tempat penyelenggaraan pelatihan menjahit garmen. Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk memberikan fasilitas, layanan, dan dukungan terbaik demi kelancaran pelaksanaan pelatihan. Semoga kerja sama yang telah terjalin ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Semarang," ujar Bambang Gunaryo, M.Pd.

Kepercayaan yang diberikan secara berulang kepada SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa menunjukkan bahwa sekolah memiliki fasilitas praktik, tenaga pendidik, serta lingkungan pembelajaran yang mampu mendukung penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi. Hal ini juga memperkuat peran sekolah vokasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak tenaga kerja yang profesional dan siap menghadapi kebutuhan industri.
Melalui pelaksanaan Pelatihan Menjahit Garmen bagi Calon Tenaga Kerja Tahun 2026, diharapkan lahir tenaga kerja yang memiliki keterampilan, etos kerja, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri garmen. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia industri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Semarang.









Komentar